Maradona Prediksikan Brasil Akan Kesulitan Hadapi Chile

Maradona Prediksikan Brasil Akan Kesulitan Hadapi Chile
Ajangbola.com - Tim tuan rumah Brasil akan mengawali babak 16 besar Piala Dunia 2014. Pada fase knock out ini, Selecao, akan bertemu dengan runner up Grup B, Cile di Belo Horizonte, Sabtu, 28 Juni 2014.

Legenda sepakbola asal Argentina, Diego Maradona, memprediksi, Brasil bakal kesulitan dalam laga ini. Pasalnya, tim lawan punya kekuatan yang mengejutkan dengan pertahanan yang sangat kokoh.

"Brasil mengetahui hal ini dan itu sebabnya (Luis Feliper) Scokari sempat mengakui kalau timnya tidak ingin bertemu Cile di ronde kedua. Meskipun pimpinan klasemen Grup A dan punya senjata andal, Neymar, Brasil tampak rentan dan Scolari sadar bahwa tim Cile punya kemampuan besar untuk menghukum setiap kesalahan," ujar Maradona dalam artikel yang ditampilkan oleh Times of India.

Cile memang tampil mengejutkan pada Piala Dunia 2014. Di laga perdana, Cile mengalahkan Australia 3-1. Langkah Cile semakin terbuka di laga berikutnya menekuk juara bertahan Spanyol 2-0. Dua kemenangan ini sudah cukup mengantar Cile ke 16 besar meski di laga terakhir harus mengakui keunggulan Belanda dengan skor 0-2.

"Cile adalah tim kejutan. Pertahanan mereka kokoh dan disiplin dan punya gelandang penjelajah. Tim ini tahu caranya menunggu dan kapan waktu yang tepat untuk menyergap lawan," beber Maradona.

"Sayap mereka didorong ke depan dan membuka peluang bagi striker (Alexis) Sanchez dan (Jorge) Vargas. Jila (Arturo) Vidal fit, mereka akan berbahaya bagi tim manapun," sambung Maradona.

Sementara itu, Maradona, menyoroti skuad Brasil yang terkesan "Neymar centris". Menurut mantan pemain Napoli itu, kondisi seperti ini bakal menjadi kelemahan Selecao saat bertemu Cile. 

"Jelas banyak yang bergantung kepada Neymar. Dia akan mendapat pengawalan yang ketat dan bagaimana dia menanganinya akan memberi arti penting bagi laga nanti. Dia menjadi Messi di sisi ini, namun ketergantungan Messi sangat tidak baik," beber Maradona.

"Brasil butuh pemain pendamping dna ini waktunya Brasil tampil kolektif. Saya tidak setuju dengan pilihan Scolari, Paulinho dan Hulk. Dia lebih baik memilih Fernandinho dan Ramires. Keduanya tampil gemilang saat Brasil bertemu Kamerun," ujar Maradona.